Taman Baca Uibaha
Pendidikan adalah alat utama bagi manusia untuk meningkatkan standar hidup masyarakat. Dengan pendidikan, manusia dapat bekerja, meningkatkan ekonomi, dan berpartisipasi dalam lingkungan sosial. Dalam mendukung program pendidikan untuk masyarakat yang adil, Taman Baca menyediakan jalur pembelajaran nonformal melalui pengembangan pusat pendidikan non-formal seperti perpustakaan umum. Taman Baca Masyarakat atau dikenal dengan singkatan TBM adalah perpustakaan skala kecil yang dikenal sebagai sudut baca, rumah baca dan rumah pintar.
Taman baca adalah rumah yang mempromosikan kebiasaan membaca yang menyediakan ruang untuk membaca, berdiskusi, membaca buku, menuli dan kegiatan serupa lainnya, yang dilengkapi dengan bahan bacaan, seperti buku, majalah, tabloid, surat kabar, komik, materi multimedia lainnya, dan didukung oleh sumber daya manusia yang bertindak sebagai motivator.
Lokasi : Taman Baca Uibaha-Kolhua
Salah satu Taman Baca di Kota Kupang bertempat di Jalan Fetor Foenay, Uibaha,BTN-Kolhua, RT 27/RW 08, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Keberadaan TBM bertujuan untuk membantu pengembangan masyarakat di Kolhua khususnya anak-anak yang sulit dijangkau oleh lembaga pendidikan formal dan perpustakaan umum.
Inisiatif untuk membangun Taman Baca Uibaha adalah murni dari inisiatif Rally, Lili dan Wenang. Tujuan yang dinyatakan dari TBM adalah untuk mendorong dan membina minat baca masyarakat khususnya generasi penerus Kolhua. Tentunya diperlukanan waktu dan kerja sama dari semua masyarakat agar maksud baik ini dapat terwujud.
Minat baca merupakan hak setiap masyarakat untuk memperoleh informasi menuju kehidupan yang lebih cerdas dan salah satunya didapatkan dari perpustakaan sebagai institusi pengelola informasi. Taman Baca Uibaha hadir sebagai tempat baca dengan suasana yang sederhana dan terbuka bagi siapa saja yang memanfaatkannya.
Berdasarkan Undang-undang RI No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 26 ayat (4), disebutkan bahwa satuan pendidikan nonformal terdiri atas lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, majelis taklim, serta satuan pendidikan yang sejenis. Program Taman Baca dimulai sejak tahun 1992/1993,kehadirannya merupakan pembaharuan dari Taman Pustaka Rakyat (TPR) yang didirikan oleh Pendidikan Masyarakat pada tahun 1950-an.Oleh karena itu, keberadaan TBM sangat penting sebagai sarana belajar masyarakat.
Komentar
Posting Komentar