Postingan

Mimbar Rayon

Gambar
 Uibaha. Net.   Mimbar gereja adalah sebuah simbol yang kental dengan peran penting dalam kehidupan keagamaan Kristen. Namun untuk memahami kedalaman makna dan signifikansi mimbar gereja, kita perlu melacak jejak sejarahnya yang panjang. Dari awal perkembangannya hingga peranannya yang terus berkembang dalam konteks kehidupan gerejawi modern saat ini,  mimbar gereja telah menjadi lebih dari sekadar tempat berkhotbah; IA TELAH MENJADI TITIK SENTRAL BAGI PESAN-PESAN ROHANI DAN MORAL. Mimbar gereja bukan hanya merupakan bagian dari arsitektur fisik Gereja, tetapi juga merupakan simbol dari otoritas rohani, tempat pengajaran, dan peyegaran iman. Melalui peran dan evolusinya yang panjang, mimbar telah menjadi pusat kehidupan rohani dalam kehidupan Gereja sampai saat ini. Meskipun telah mengalami variasi dalam desain dan penekanan, pentingnya mimbar sebagai titik fokus untuk pengajaran dan khotbah tetap tak terbantahkan dalam kehidupan Gereja Kristen. Alister McGrath menca...

Pusat Penelitian Budaya Helong

Gambar
Kolhua sebagai  tempat suku Helong  tinggal dan menjadi salah satu populasi suku  Helong terbesar di Kelurahan tersebut, di Kolhua budaya Helong masih tetap dilestarikan melalui Komunitas Penjaga Budaya Helong  dan menjadi pusat penelitian yang menarik oleh para mahasiswa,LSM khususnya dalam konteks Kota Kupang, NTT. Penelitian Budaya Helong di Kota Kupang dapat fokus pada berbagai aspek, seperti tradisi, bahasa, seni, dan nilai-nilai lokal, serta dampaknya terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur dan pembangunan daerah Kota Kupang.  Ket foto 14 Mei 2024 wawancara bersama Mahasiswa FISIP undana.  Ada  beberapa alasan mengapa budaya Helong bisa menjadi pusat penelitian yang menarik di Kota Kupang: 1. Keunikan Budaya Helong: Kupang memiliki berbagai suku, tradisi, dan bahasa yang unik, salah satunya Suku Helong yang menjadi salah satu Suku asli yang mendiami Kota Kupang sebelum suku-suku lain datang ke Kota Kupang seperti Suku Sabu, Rote, Sumba, Flores, d...

Alam dan Suku Helong Kolhua

Gambar
Harmoni Antara Alam dan Um Kleo : Cara Suku Helong Membangun Um Kleo Tanpa Merusak Lingkungan. Ket foto : syuting film dok. bersama mahasiswa Ilmu Komunikasi Undana Dalam dunia yang semakin maju dan urbanisasi yang cepat, banyak masyarakat adat menghadapi dilema besar: bagaimana membangun rumah adat tanpa mengorbankan kelestarian alam? Suku Helong Kolhua memberikan jawaban yang luar biasa terhadap tantangan ini. ket : foto 2023 pembangunan Um Kloe Suku Helong Kolhua Foto yang Anda lihat menunjukkan sebuah rumah adat Um Kleo yang ada di hutan Uibaha Kolhua,  di bangun dengan sangat hati-hati, di mana jalan dan rumah adat yang dibangun sedemikian rupa agar tidak merusak kontur tanah dan ekosistem alami. Rumah tersebut terlihat sangat menyatu dengan alam dan membiarkan hutan tetap utuh di atasnya. Ini adalah bukti nyata bahwa pembangunan tidak harus menghancurkan alam. Pendekatan ini mencerminkan filosofi suku Helong berkelanjutan yang mengutamakan keseimbangan antara kebutuhan manusi...

Arti Sebuah Nama

Gambar
Adriella, sebuah nama yang diberikan oleh orang tua kepada anaknya. Nama Adriella memiliki arti 'pengikut Kristus' sebab kehadirannya menjadi bukti sebuah keyakinan iman di tengah kehidupan sebagai perantau kala itu.  Setiap  orang yang lahir di dunia selalu diberi nama sapaan atau nama samaran.  Nama sapaan biasanya diberikan oleh orang tua atau saudara yang menunjukkan kedekatan dengan orang yang disapa. Pada saat seseorang makin dewasa dan bergaul dengan orang lain,  teman-teman kita pun memberikan nama julukan baru pada kita. Contoh kalau dia hitam di panggil sih Hitam (bhs. Helong hitam= mitang) ,  atau kalau gendut di panggil Gunung Kecil (Boko Ana). Tahun 2021 kami memutuskan untuk pulang ke Kolhua, Kota Kupang, Nenek sering memanggil Adriella dengan bahasa Helong  ( Koa Ulan yang berarti burung hujan) karena Adriella sering menangis,  Koa Ulan adalah burung yang suka menangis waktu musim penghujan tiba antara September -Desember. Hal ini member...

Pusat Pengembangan Budaya

Gambar
Kamis pagi yang manis, Komunitas Penjaga Budaya Helong menerima ketua panitia paskah dari Pusat Pengembangan Anak Gereja Masa Depan Cerah Kota Kupang. Tujuan kedatangan mereka ke sekretariat KP Budaya Helong dan Taman Baca Uibaha untuk melaksanakan ibadah menjelang Paskah, bejalar budaya dan lingkungan di Kolhua, kegiatan ini diikuti anak-anak remaja PPA sebanyak 60 orang. Foto : 11 Maret 2024 di Sekret KPBH Pusat pengembangan anak (PPA) adalah sebuah organisasi internasional yang berkerja sama dengan Gereja untuk tujuan membangun karakter Kristus dalam proses pengembangan anak, baik melalui kegiatan kurikulum maupun ekstrakurikuler yang disponsori oleh Yayasan Compassion Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11 Maret 2024, sejak pagi anak-anak dari PPA Geraja MDC mulai memadati sekretariat Taman Baca Uibaha dan Komunitas Penjaga Budaya Helong, acara dimulai dengan “Na Slamat” (tradisi penyambutan suku Helong) yang di wakili tokoh adat. Untuk memulai seluruh rangkai kegiata...

Iklim Perempuan

Gambar
  Sabtu 24 Februari 2024. Komunitas Penjaga Budaya Helong mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan yang diadakan oleh "Feminis Participatory Action Reseacrh (FPAR) di Kota Kupang dengan thema " Adaptasi Iklim Yang Inklusif dan Peran Jejaring Advokasi Iklim Perempuan" yang di selenggarakan oleh Solidaritas Perempuan Flobamoratas bekerja sama dengan Universitas Negeri Semarang, Universitas Gajah Mada dan Australian National University di hadiri beberapa organisasi dan komunitas yang berada di Nusa Tenggara Timur. Foto : 24 Februari 2024 kegiatan FPAR tentang Perubahan Iklim Perempuan Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mengembangkan peran Perempuan dalam mengatasi perubahan iklim yang tidak dapat diabaikan, keterlibatan Perempuan menjadi sangat dibutuhkan dalam mendorong tindakan yang nyata untuk menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks. Perempuan dapat menjadi agen perubahan yang efektif dengan meningkatkan kesadaran akan praktik berkelanjutan, ...

Nusa Membaca

Gambar
  Nusa Membaca   Taman Baca Uibaha merupakan salah satu tempat bertumbuhnya gerakan literasi di Kelurahan Kolhua-Kota Kupang, Taman baca ini mulai aktivitas belajar dan mengajar sejak tanggal 26 Februari 2022, hal ini sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak Kolhua untuk mengakses buku bacaan yang layak dan bermutu, sejak berdiri sampai dengan saat ini anak- anak yang ada disekitar lokasi Taman Baca Uibaha sangat antusias dan semangat.   Foto : 24 Februari 2024 Gerakan Nusa Membaca di Gramedia Kupang Taman Baca Uibaha telah melakukan kerja sama dengan Pemerintah, LSM, Komunitas, Organisasi Masyarakat, Organisasi Mahasiswa dan lain-lain yang memiliki isu yang sama untuk mengembangkan Literasi. Salah satu yang telah diikuti, seperti kegiatan Nusa Membaca yang diselenggarakan oleh Gramedia Kupang yang mengundang beberapa organisasi komunitas literasi yang ada di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Foto : Kegiatan Literasi tanggal 24 Februari 2024 Kegiatan ini, peserta ...