Lonceng Gereja


Minggu pagi, gelap baru saja beranjak pergi. Menteri mulai nampak dari sisi terang di ufuk timur, langkah pertama dari koster menuju ke Ka'abah untuk membunyikan lonceng Gereja. Bunyi lonceng tanda sekaligus ajakan bagi umat Kristiani untuk datang beribadah di Gereja Imanuel Kolhua. bunyi yang bertalu itu terdengar oleh mereka yang ada di rumah,  ladang dan hutan.

Ket. Foto Lonceng Gereja GMIT Imanuel Kolhua

Hamba-Nya yang setia yakni Koster. Koster, atau sakristan, adalah seorang petugas yang bertanggung jawab untuk mengurus seisi Gereja dan lonceng Gereja. Hingga lonceng itu berhenti berdentang, nampak satu persatu jemaat mendatangi gereja. Tetapi terlihat senyap hingga matahari terbit dari ufuk Timur yang sudah bergerak meninggi menyinari Ingu (Kampung) Kolhua.

Di Kolhua lonceng biasanya orang menyebut dalam bahasa Helong (Kong), Lonceng juga biasa dibunyikan bila ada suasana In Mate (Kematian) yang menimpa jemaat, maka koster yang diminta membunyikan lonceng gereja.

Gereja Masehi Injili di Timor Jemaat Imanuel Kolhua tampak sepi dan kelihatan banyak kursi kosong. Sebagian pintu masuk juga tertutup karna jemaat masing dibayangi oleh ketakuan terkait pandemi virus Corona yang melanda Indonesia dan dunia.   

                    Ket : Ketua Pemuda 2010-2014 GMIT Imanuel Kolhua

Sebagai umat Kristiani yang beriman kepada Tuhan Yesus kita harus percaya dengan kebenaran Firman Tuhan seperti tertulis dalam Mazmur 91: 3 “Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk.”

Ada beberapa jemaat yang memilih untuk beribadah dirumah tangga masing-masing dan ada juga jemaat beribadah live streaming untuk menghindari kerumunan. 

Namun awal Juni minggu pertama jemaat Imanuel Kolhua penuh semarak dan antusias hadir di gereja untuk beribadah dan bersekutu bersama dengan segala orang percaya dari segala tempat karena pemerintah sudah melonggarkan aturan tentang pembetasan saat pandemi covid melanda.


Boblingin

Ama Lamtua Doh Kit Hidi-Hidi

   Ket. Foto : Gereja GMIT Imanuel Kolhua



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pusat Penelitian Budaya Helong

Alam dan Suku Helong Kolhua

Arti Sebuah Nama